Rabu, 07 Oktober 2020

 


STB Perdana Bulan Desember 2020.. AMBYARRRR….

 

Sampai saat ini, belum ada perkembangan signifikan dari Perumahan Bonisasi Indah Residence yang di kelola PT. ASA Properti Mandiri ini. Sampai dengan awal Oktober 2020 ini, masih terlihat 1 unit excavator kecil yang terlihat mendorong/meratakan tanah di lokasi, bukan tanah urugan (karena belum ada tanah urugan yang masuk kelokasi), tapi tanah yang sebelumnya ada di ratakan ke beberapa area yang sudah di bayar lunas oleh Developer ke pemilik lahan, sampai saat ini, lahan yang yang sudah dibayar tidak sampai 50 % dari total lahan proyek.

Developer tidak bisa mengurug lahan yang bakal menjadi perumahan itu karena ternyata lahan tersebut belum dibayar oleh Developer, tentunya lahan tersebut masih milik masyarakat dan saat ini masyarakat sedang mengolah lahan miliknya tersebut untuk kembali menanam padi.

Pada umumnya, pembangunan 1 unit rumah bisa memakan waktu 2 hingga 3 bulan, itupun bila fokus dan tidak ada kendala dengan material dan tenaga yang cukup, lalu fasilitas umum seperti jalan dan listrik, apakah bisa di kejar sampai pertengahan Desember 2020 untuk STB (Serah Terima Bangunan) perdana?

Bukan pesimis, hanya bermain logika, pantas diduga bahwa DEVELOPER AKAN KEMBALI INGKAR JANJI. STB perdana pada bulan Desember 2020 tidak mungkin terlaksana, dengan analisa;
2. belum terlihat tenaga kerja yang massif bekerja
3. belum ada aktivitas yang terlihat serius
1. Belum ada tanah urugan untuk menimbun sawah.

Tentunya sudah bisa di prediksi, Konsumennya akan kembali menerima kekecewaan untuk yang kesekian kalinya. sebagai catatan, berbagai perjanjian/aqad yang dibuat oleh Developer dengan konsumen, masih belum bisa dikatakan bahwa Developer ini amanah, walaupun sudah menggandeng MUI sebagai saksi dari Developer. Karena Konsumen sudah terlalu sering menerima kekecewaan berulang kali oleh janji palsu. Dan ambyarnya STB perdana pada Desember inipun akan menambah deretan catatan buruknya perusahaa ini.

Sampai saat ini, konsumen yang sudah melakukan cancel/mengundurkan diri, banyak yang uang nya belum di kembalikan, padahal masa tunggu pengambalian dana sudah lewat. Merasa di rugikan, ada konsumen yang meminta bantuan Pengacara dan sudah menyampaikan somasi ke pada PT. ASA Properti Mandiri ini.

Sedang konsumen yang lain, tidak ada pilihan lain selain menunggu rumah idaman mereka, miris. Mengajukan cancel: uang tidak tau kapan akan di kembalikan (walaupun sudah ada aturannya, tentang waktu dan teknis pengembalian, tapi developer selalu ingkar, dan tanpa konfirmasi). Satu-satunya pilihan yang menurut konsumen ada saat ini adalah tetap menunggu rumah mereka, dan berharap developer menunaikan janji mereka, tapi bila uang mereka di kembalikan tentu itu lebih baik bagi mereka.

 Konsumen berharap, ada tokoh atau pejabat terkait yang bersedia membantu para konsumen malang ini untuk mewujudkan keinginan mereka dalam memiliki rumah yang sudah mereka cicil tersebut, atau pengembalian dana dengan segera.

Aparat Desa Bonisari juga terkesan tidak bisa berbuat banyak. Tokoh masyarakat yang menjadi anggota MUI tingkat desa yang juga tidak bisa diharapkan, malah bisa di katakan menjadi “orang dalam” nya perusahaan pengembang itu, dan informasinya punya unit di perumahan ini (beli atau jasa sudah menjadi wali/saksi developer?).

Umumnya, konsumen ini sdah lunas cicilan indent, itu artinya uang mereka sudah di setor sekitar Rp 80 sd 130 juta kepada Developer, selain itu masih ada konsumen yang belum lunas indent dengan perkiraan dana yang sudah masuk sekitar 40 sd 70 juta. Bila uang mereka di kembalikan, beberapa konsumen berencana untuk membeli tanah saja dengan uang yang ada itu, dan di bangun rumah dengan mencicil bangunannya sedikit demi sedikit, dari pada menunggu janji developer yang tidak jelas.  

Konsumen saat ini diperkirakan sekitar 100an orang. Dulu pernah mencapai hampir 250 konsumen (dari rencana 550 unit rumah yang di pasarkan), para konsumen tersebut memilih mundur dengan berbagai alasan, umumnya karena merasa developer ini tidak amanah.


-------------------

KOMEN BINAR
Komunitas Konsumen  Bonisari Indah Residence
WA: 0895-3068-8925
FB: @komenbinar
IG: @komenbinar
Twit: @komenbinar
Blog: komenbinar[dot]blogspot.com
Email: komenbinar[at]gmail.com

  HATI-HATI, modus rumah dengan KPR SYARIAH Apakah mereka ini orang-orang yang hanya berbisnis dengan menggunakan istilah syariah cuma sebag...